Furong Ancient Town China, Nikmati Keindahannya Dengan 8 Aktivitas Wisata Ini

Apakah kamu sudah pernah mendengar tentang Kota Tua Furong alias Furong Ancient Town? Bila belum, maka saatnya kamu mengenal kota kecil di Tiongkok ini. Disebut juga sebagai Furong Zhen, saat ini namanya sedang naik daun karena meskipun kecil namun cantiknya mencengangkan. Furong Ancient Town dan aktivitas wisatanya dapat dilakukan dalam waktu yang singkat ketika kamu berlibur ke Provinsi Hunan.

Sebagai informasi awal, musim paling bersahabat di Furong Ancient Town adalah pada bulan April hingga Oktober. Bagi kamu yang ingin merasakan musim dingin di sini, datanglah pada bulan November hingga Februari. Perlu diingat bahwa kebanyakan tempat tidak menyediakan pemanas ruangan, jadi cermati musim sebelum berkunjung ya!

Baca Juga: 8 Destinasi Wisata di Zhangjiajie China, Bukan Hanya Pegunungan Avatar Yang Ada Di Sini

Cara Mengunjungi Furong Ancient Town

Pesan paket tur untuk mengunjungi Furong Ancient Town dari agen perjalananmu. Kota yang tenang dan tersembunyi ini dapat dijangkau dengan transportasi dari beberapa lokasi yang bisa kamu pilih yaitu:

  • Zhangjiajie, dengan kereta cepat selama sekitar 30 menit atau bus selama satu jam

  • Fenghuang, dengan kereta selama 40 menit

  • Changsha, dengan kereta cepat selama 3 jam

Pilihan lain bisa dengan menyewa mobil dan berkendara dari Zhangjiajie atau Fenghuang Ancient Town. Memang membutuhkan usaha untuk bisa tiba di tempat ini, tapi apa yang akan kamu temukan bakal membuat usahamu terasa impas!

Aktivitas Wisata di Furong Ancient Town

Sisi luar Furong Ancient Town dapat dikunjungi gratis. Namun tentu tidak afdol bila tidak mengeksplorasi setiap sudut kotanya dan untuk ini, kamu perlu membeli tiket yang berlaku selama dua hari. Furong Ancient Town dibangun di tepian bukit yang curam dan dikelilingi oleh pegunungan. Menelusuri Furong tidak perlu banyak waktu, bisa saja kamu hanya datang selama setengah hari. Kalau kamu ingin menikmati keindahannya lebih lama, sudah tersedia penginapan untuk bermalam. Sementara itu, catat apa saja yang perlu kamu lakukan selama berada di Furong Ancient Town.  

1. Melihat sendiri epiknya Furong Waterfall

Image credit: ALINA | Pexels

Nama air terjun ini sebenarnya adalah Wangcun Waterfall dan ketika debit airnya deras, maka pemandangannya bak di dunia fantasi. Tempat inilah yang menjadi atraksi utama dari Furong Ancient Town dan seluruh kota terlihat menjadi latar dari air terjun ini. Baik siang maupun malam hari, pemandangannya sama-sama cantik. Air akan terjun dari ketinggian sekitar 60 meter dan bunyi hempasannya pun dapat terdengar olehmu dari kejauhan.

2. Jalan-jalan dan belanja di Wuli Street

Image credit: Situs Resmi Hunangov

Wuli Street menjadi jalanan utama di Furong Ancient Town dengan banyak toko di kiri dan kanannya. Dijamin tidak akan terasa lelah mengelilingi jalan ini sambil melihat berbagai kerajinan tangan yang dijual. Produk buatan lokalnya mencerminkan kebudayaan warga Tujia sehingga bisa menjadi suvenir yang tidak pasaran. Misalnya kain dengan sulaman bermotif tradisional dan perhiasan perak. Selain itu, ritme kehidupan masyarakat Tujia akan menghibur mata dan telingamu ketika berada di sini.  

3. Mengagumi arsitektur khas di rumah tradisional Tusi

Image credit: landagent | Wikimedia Commons  

Dijuluki Flying-Water Village dan ditinggali oleh suku Tujia, Han dan Miao, bangunan-bangunan di Furong Ancient Town sungguh menarik perhatian. Kamu wajib menyiapkan kamera yang mumpuni agar tidak melewatkan setiap detail dari rumah khas Tusi ini. Perumahan Tusi menghadap ke arah air terjun sehingga menciptakan sensasi berbeda. Letak setiap rumahnya berdekatan dan bila kamu menyusuri jalan-jalan di tengahnya, tanpa terasa kamu sudah mengelilingi satu kota.

4. Wisata kuliner dengan menu lokal yang eksotis

Mengunjungi Furong Ancient Town, maka ajak lidahmu berpetualang dengan menu lokal yang lagi-lagi merepresentasikan rasa khas Tujia. Beberapa menu yang mudah ditemukan semisal rice tofu yang terasa lembut dan dibuat dari beras pilihan. Tahu dapat diolah dalam bentuk sup atau dimasak dengan daging babi. Selain itu, ada pula menu daging babi dan mi dengan rasa pedas asam, telur bebek dengan daun bawang dan cabai, serta ikan yang didampingi semangkuk sup. Kebanyakan makanannya didominasi rasa pedas dan asam dan pastinya nonhalal.   

5. Menonton pertunjukan seni tradisional

Image credit: Situs Resmi Hunangov  

Di Furong Ancient Town, juga ada pertunjukan seni yang bisa ditonton. Kesenian khas suku Tujia dan Miao berupa tarian, nyanyian dan pembuatan kerajinan tangan menarik untuk dilihat. Tidak di semua tempat ada yang seperti ini kan? Penampilannya pun instagramable jadi sayang bila tidak diabadikan. Jangan lewatkan untuk menontonnya ketika kamu berada di kota ini. Sekalian, kamu pun dapat menyewa pakaian tradisional khas suku Miao untuk difoto sebagai kenang-kenangan.

6. Melihat dan dilihat di Tuwang Bridge

Bila hendak memasuki Furong Ancient Town, kamu bakal melintasi Tuwang Bridge. Struktur jembatan yang megah ini juga merupakan arsitektur khas suku Tujia. Dari kejauhan, pemandangan rumah-rumah tradisional bakal membuat mata terbelalak. Di jembatan inilah kamu bisa mendapatkan sudut yang berbeda untuk memotret kecantikan kota Furong. Pastikan kamu datang ketika cuaca cerah ya!

7. Mampir ke tea house di Youyang Palace

Youyang Palace ini tetap memukau di masa kini. Sekarang, tempat ini bukan lagi bangunan kerajaan namun telah beralih fungsi menjadi hotel. Menginaplah di sini dan kamu bisa merasakan sensasi bermalam di bangunan dari masa lalu. Tempat yang juga disebut sebagai Tusi Palace ini juga mempunyai tea house yang pas untuk cuci mata karena menyajikan panorama indah untuk menemanimu bersantai. Lupakan saja sejenak kesibukanmu dan nikmati kekunoan kota Furong lebih lama di sini.

8. Menikmati suasana malam hari yang super keren

Image credit: Popolon | Wikimedia Commons

Penuh dengan lampu yang membuat setiap bagian kota menyala terang,  Furong Ancient Town bak berdandan cantik saat malam tiba. Sulit untuk melupakannya jika kamu sudah mengalami sendiri, jadi sebaiknya jangan pulang sebelum melihat keindahan malam di Furong. Air terjun yang diterangi pencahayaan berwarna-warni hingga lentera-lentera yang menyala di jalanan terlihat meriah. Kamu pun bisa berjalan di tepian sungai dan melihat pantulan cahaya kota di airnya. Nilai tambah lagi jika kamu bermalam di hotel di dataran tingginya karena kamu akan memperoleh pemandangan lampu-lampu kota dari atas.

Baca Juga: 16 Wisata di Beijing, China Yang Populer dan Instagramable Untuk Kunjungan Pertamamu

Furong Ancient Town sudah terlihat indah dari berbagai gambar dan video yang bisa kamu temukan di internet. Tidakkah kamu penasaran ingin membuktikan, apakah memang aslinya sama indah atau bahkan lebih indah dari fotonya?

Preview image credit: Chensiyuan | Wikimedia Commons

Dipublikasikan pada


Tentang Penulis

Lydia Kristiani

Penjelajah dunia dan pecinta kata. Senang meluangkan waktu untuk teman, hewan dan petualangan. Ikuti perjalanan Lydia di @mrs.stork (IG)

Brand Managers!

Ingin melihat merek atau bisnis kamu di website kami?

Hubungi kami sekarang

Berlangganan Milis TripZilla

Dapatkan tips dan berita travel terbaru!

Rekomendasi Artikel

Artikel Terbaru